Rabu, 25 April 2012

CARUT MARUT POLITIK DI NEGERIKU


CARUT MARUT POLITIK DI NEGERIKU
Berbicara tentang politik saat ini mungkin yang terlintas adalah hanya kekuasaan, kekuasaan, dan kekuasaan semata. Hal ini tentu cukup beralasan, karena kita dapat mengamati dunia perpolitikan pada negara kita sendiri “INDONESIA” yang mungkin juga cukup dapat mewakili contoh dari negara lain.  Di negeri ini saja bisa dilihat betapa carut marutnya para politisi-politisi negeri, jadi tidak dapat dislahkan jika rakyat sendiri sudah tidak mempercayai lagi dengan para antek-antek yang katanya wakil rakyat tersebut. Pada survey yang dilakukan oleh Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS), ditemukan bahwa  “Penilaian publik terhadap pemerintah yang dianggap stagnan ternyata berpengaruh terhadap dukungan Partai Demokrat sebagai pemenang pemilu, tetapi sayangnya pihak oposisi juga dianggap tidak lebih baik, sehingga masyarakat cenderung bingung terhadap pilihannya,” . disini bisa kita lihat bahwa sepertinya rakyat sudah mulai merasa kebingungan dengan kepercayaan pada pemerintah karena mereka sudah mulai menyadari bahwa pemimpin dari partai manapun tidak akan berpengaruh pada kehidupan mereka. Belum lagi saat sekarang ini kita dapat menyoroti kehidupan para politisi yang sepertinya semakin memperlihatkan gaya kehedonisannya, pada bulan lalu para anggota DPR dibelikan mobil baru yang harga paling murahnya adalah berkisar Rp 350 jt dan rumah-rumah elit. Ditambah lagi pada bulan yang sama  DPR menggelontorkan  dana sebesar 1,3 milyar  untuk pengadaan pengharum ruangan saja , lapangan futsal senilai 2 milyar rupiah, mesin Foto Copy senilai 4 Milyar rupiah( sumber Media Umat edisi 75). Padahal di sisi lain sudah sangat terlihat jelas banyak rakyat yang menjeri-jerit karena beban hidup yang semkin berat akibat kelakuan para penguasa negeri . itu kita baru melihat fakta dalam dunia DPR belum lagi pemerintah yang juga terkesan tak mau kalah untuk menggerogoti uang rakyat, dengan melakukan pembelian pesawat intai seharga Rp142 miliar dari Israel.
Fakta sudah cukup jelas, politik saat ini tidak dapat memberikan keadilan dan kesejahteraan pada rakyat. Tetapi sekarang yang menjadi pertanyaan apakah ada perpolitikan yang dapat sesuai dengan harapan rakyat??? Pertanyaan seperti itulah yang mungkin juga merupakan pertanyaan dari beberapa orang. Solusi yang tepat adalah kembali pada Islam, karena notabennya Islam juga memiliki sistem perpolitikan sendiri yang tentunya sangat bebeda jauh dengan sistem perpolitikan sekarang. Pada sistem perpolitikan Islam didirikan beberapa parati-partai yang dimana partai-partai politik tersebut bertujuan untuk mengawasi dan mengoreksi para penguasa dalam menjalankan roda pemerintahannya, selain itu juga dalam partai politik Islam, berfungsi sebagai jenjang menuju tangga pemerintahan melalui umat. Dan tentunya mereka menggunakan hukum-hukum dan pemecahan persoalan hidup yang wajib berdasarkan dengan hukum Islam. Dalam TQS. Ali Imran{3};104 dijelaskan “ dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat(organisasi), kelompok(partai), yang mengajak kepada kebaikan (Islam), menyuruh kepada ma’ruf dan mencegah dari yang munkar,merekalah orang-orang yang beruntung.” Jadi dari ayat di atas dapat diketahui bahwa Islam juga meperbolehkan adanya partai politik, tapi tentu politik Islam lebih kepada mengurusi urusan umat. Selain itu adanya kebolehan bagi kaum Muslim untuk senantiasa mengawasi dan mengoreksi tingkah laku penguasa, dengan meluruskan langkah-langkahnya apabila mereka tidak memperdulikan hak-hak dan urusan rakyat, atu bahkan tidak menjalankan kewajibannya terhadap rakyat. Rasulullah saw bersabdajihad yang paling utama adalah menyampaikan (kata-kata) yang haq dihadapan penguasa yang zalim”. Subhanallah,betapa indahnya jika hal ini dapat diterapakan secara benar, sehingga ada transparasi dalam sistem politik dan pemerintahan di negeri ini. ALLAHUAKBAR!!!!!

By: ida peipe (STEI  HAMFARA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar